Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, May 29, 2020

Stay at Home, Picu Kenaikan Ibu Hamil di Jawa Timur Meningkat

Gambar ilustrasi google.
Gemawilis - Sejak pandemi Corona melanda Indonesia himbauan untuk tetap "Di Rumah Saja" terus di himbaukan kepada warga masyarakat.

Ketakutan masyarakat akan tertular virus Covid-19 pun semakin tinggi, sehingga banyak orang yang tadinya banyak beraktivitas di luar rumah harus terpaksa putar haluan dan lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah sehingga waktu untuk berkumpul dengan keluarga pun semakin banyak.

Hal tersebut memicu data ibu hamil di beberapa daerah meningkat. Tak kecuali data yang di miliki oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur.

Jika dilihat dari data wanita hamil, seperti yang kami lansir dari madiunpos.com, Jumat (29/5), tingkat kehamilan di Jawa Timur meningkat menjadi sekitar 10%.

Februari 2,84% hamil atau 299.667, Maret mengalami peningkatan 2,93% atau 232.287. April mengalami penurunan 227.260 atau 2,90%.

Selain pandemi Covid yang berdampak pada kenaikan ibu hamil, di Jawa Timur tingkat data ber-KB juga mengalami penurunan. Sebab wanita yang belum ingin hamil atau memiliki anak lagi, tidak bisa keluar rumah sehingga hal tersebut juga memicu naiknya jumlah data kehamilan.

Penurunan KB di Jatim, Februari drop out 1,13% atau 68.547 push yang ber-KB jadi tidak KB. Kemudian Maret menjadi 278.356 atau 4,68% naik, April 414.708 kurs yang ber-KB drop out kurang lebih 7,07%. (gw)