Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, May 22, 2020

PMB dan IKASMAGER, Bagai Mentari di Pagi Hari, Saling Peduli dan Menguatkan

Pemuda Madiun Bergerak bersama
Camat Kare sebelum melakukan aksi.
Gemawilis - Indahnya berbagi di bulan suci Ramadan membuat sejumlah orang, kelompok, maupun instansi menjadikannya sebagai wahana membantu sesama untuk umat.

Salah satunya yang dilakukan Pemuda-pemudi yang tergabung dalam (PMB) Pemuda Madiun Bergerak dan IKASMAGER (Ikatan Alumni SMA 1 Geger), Kamis (21/5/2020), di beberapa titik yang ada di Madiun Timur, wilayah Kecamatan Kare dan Gemarang.

Pembagian bingkisan sembako dan uang itu dikhususkan untuk warga kurang mampu terdampak wabah Covid-19 yang berdomisili di beberapa desa, di Kecamatan Kare dan Gemarang. Untuk wilayah Kare, bantuan diberikan kepada warga dusun Selaji/Pulerjo, Randualas, dusun Kaneman, Kare dan dusun Kasian, Kepel. Sementera untuk wilayah Gemarang bantuan diberikan di dusun Tungu, Jonggol, desa Batok, dan dusun/desa Tawangrejo.

Salah satu kordinator lapangan PMB, Annas Fadil mengatakan hal itu bertujuan untuk mengaplikasikan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu di sekitar kita.

"Pembagian bingkisan ini salah satu program PMB dan IKASMAGER di bulan ramadan menjelang lebaran Idul Fitri. Tujuannya untuk memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang kurang mampu, baik itu anak yatim, janda tua, dan warga terdampak Covid-19, "kata Annas Fadil saat membagikan bingkisan.

Bagi-bagi paket sembako dan parcel yang dilakukan PMB jelang ramadhan ini tidak hanya di Madiun Timur saja, namun juga meluas dibeberapa titik seperti Caruban, Dolopo, Madiun Kota dan bahkan hingga ke daerah Ngawi dan sekitarnya.

Untuk di Madiun Timur sendiri tim dilepas langsung oleh Camat Kare, Tarnu Ashidiq di Kantor Kecamatan Kare, sebelum melaksanakan kegiatan berbagi kepada sejumlah warga.

Tarnu Ashidiq, selaku Camat Kare pihaknya sangat mengspresiasi kegiatan tersebut, ia mengatakan sangat berterima kasih dengan apa yang sudah dilakukan oleh Pemuda Madiun Bergerak dan Ikatan Alumni SMA 1 Geger, yang sudah ikut peduli dengan keadaan warga yang kurang mampu di wilayahnya.

"Saya ucapkan terima kasih, semoga semua bisa terlaksana dengan baik dan bermanfaat untuk warga yang mendapatkannya. Apalagi sekarang menjelang lebaran, tentunya warga sangat butuh dengan uluran tangan kita semua, "ungkapnya.

Menyusuri jalan sepanjang kampung-kampung dari mulai wilayah Kecamatan Kare hingga ke Gemarang, para pemuda terlihat tak sedikit pun kelihatan surut semangat. Meski tempat lokasi warga yang mendapatkan bantuan jaraknya jauh satu sama lain, namun mereka tetap gass pol, hingga kegiatan selesai.

Sejumlah warga dan anak yatim yang sudah terdata menjelang Hari Raya Idul Fitri sudah mendapat sedikit bekal untuk digunakan pada Idul Fitri, meski di tahun ini sendiri suasana Lebaran tidak seperti tahun kemarin karena adanya wabah Corona.

Masih menurut Anas Fadil, Pemuda-pemudi harus mampu memberikan contoh untuk tidak melupakan masyarakat yang kurang mampu untuk berbagi rasa kebahagiaan. Apalagi kondisi ekonomi sekarang sedang terpuruk menjelang momen Lebara.

"Kami ingin menjadi mentari untuk saudara kami yang kurang mampu, berusaha saling peduli dan menguatkan. Memberi itu bisa menerangkan dan menyejukan seperti mentari pagi, "tutup Annas Fadil. (Tj/gw)