Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Monday, May 18, 2020

Pemdes Kare, Salurkan BLT DD Tahap Pertama, Setiap Warga Mendapat 600 Ribu, Warga: Alhamdulillah



Gemawilis - Pemerintahan Desa Kare, Kecamatan Kare, Madiun, hari ini Senin (18/5/2020) melaksanakan penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai dana desa (BLT DD) tahap pertama, tahun 2020 di kantor desa Kare (balaidesa).

Pembagian BLT DD senilai RP 600.000 per warga penerima tahap pertama ini berjalan lancar tanpa kendala. Terlihat pihak keamanan dari babinsa dan Babinkantipmas mengawal jalannya pelaksanaan pembagian bantuan.

Dari data yang kami peroleh di desa Kare warga yang tercatat menerima bantuan BLT DD sebesar RP. 600.000 berjumlah 193 warga.

Kepala Desa Kare, H Sunarno, menegaskan, daftar warga yang menerima BLT DD ini, sebelumnya sudah dirapatkan dan di bahas dalam musyawarah bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan pihak RT setempat.


“Pencairan BLT berjalan lancar. Semua warga yang berhak atas penerima bantuan bisa hadir di balai desa. Sebelumnya sudah di bahas sedemikian taktis, supaya tidak terjadi timpang tindih dengan bantuan yang lain, "terangnya.

Sementara itu selain BLT DD yang di salurkan pada hari ini, warga yang tadinya sudah terdaftar juga mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos. Sedangkan untuk jumlah yang mendapatkan masing-masing, lewat Pos 430 warga, BRI 53 warga, BNI 47 warga, dan Bank Mandiri berjumlah 1 warga, dengan total keseluruhan berjumlah 531 warga yang menerima BST dari Kemensos. Bantuan di serahkan kepada warga di kantor desa.


Dengan dilaksanakannya bantuan tersebut terlihat warga sangat senang saat menerima bantuan BLT, pasalnya ditengah kondisi sulit seperti ini bantuan tersebut memang sudah dinanti oleh para warga yang terdampak dari imbas wabah Corona.

“Alhamdulillah, bisa untuk menyambung hidup. Kami sangat terbantu dengan bantuan dari pemerintah di tengah situasi seperti ini, "ujar Joko salah satu warga usai menerima dana bantuan sebesar Rp. 600 ribu.

Untuk mekanisme pemberian bantuan kepada warga yang hadir di kantor desa, Pemdes Kare ketat menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19 dengan cara warga di gilir datang ke kantor desa sesuai jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya.


Sementara itu, saat ditanya terkait isu adanya pihak RT yang berniat memotong bantuan milik warganya, H Sunarno mengatakan dari desa tidak ada arahan kesana, sebab tidak ada mekanismenya.

"Dari desa tidak ada untuk mengarahkan kesitu, kita juga jangan seperti itu, "katanya.

Lebih lanjut Kades Kare juga menghimbau bagi warga yang menerima bantuan BLT ini dapat terbantu perekonomiannya, bermanfaat, dan barokah sehingga dapat di gunakan untuk keperluan sehari-hari. Menurutnya pendataan sudah sangat selektif verifikasinya dengan melibatkan semua unsur masyarakat, sehingga jangan lagi ada penilaian tebang pilih ke kami selaku pemerintahan desa, "paparnya.

Selain itu ia juga mengajak masyarakat desa Kare untuk gotong-royong mengatasi penyakit berbahaya ini, karena tidak bisa hanya diatasi oleh Pemerintahan saja. Semoga dengan guyub rukun, dan kekompakan semua warga virus corona bisa diputus matarantai penyebarannya di Kabupaten Madiun, kususnya di desa Kare. (wj/gw)

Rekomendasi