Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, May 20, 2020

Jauh Sebelum Ada Istilah Garangan, Sudah Ada Istilah Lelaki Hidung Belang, Begini Ceritanya?



Gemawilis - Pada masa penjajahan Belanda, tepatnya di abad ke-17, Indonesia zaman dulu disebut Hindia Belanda, dipimpin seorang Gubernur Jenderal bernama Jan Pieterzoon Coen.

Para prajurit bule tersebut mengalihkan hasrat seksualnya ke perempuan-perempuan lokal. Salah satu tentara kesepian ini adalah Pieter Cortenhoeff, perwira pengawal Jan Pieterzoon Coen.

Ia menjalin hubungan gelap dengan Saartje Specx, anak angkat sang gubernur jenderal. Pada suatu malam Coen menangkap basah keduanya sedang bercumbu mesra di dalam kamar.

Coen murka dan melaporkan perbuatan zina yang dilakukan oleh perwira muda tersebut pada pihak berwajib. Pasangan ini pun ditahan dan Pieter Cortenhoeff akhirnya dijatuhi hukuman gantung.

Untuk mempermalukan lelaki yang sudah meniduri anaknya, Coen mencorengkan arang pada hidung Cortenhoeff sebelum ia dieksekusi. Hidung perwira itu kemudian terlihat belang karena coretan arang.

Sejak saat itu semua pria yang kedapatan berzina akan ditangkap dan hidungnya ditandai coretan arang. Lambat laun kaum adam yang suka main perempuan disebut sebagai lelaki hidung belang hingga sekarang. (gw)

Berbagai sumber/gambar ilustrai