Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Saturday, May 30, 2020

Giat Monitoring Polsek Gemarang, Pantau Kenaikan Harga Sembako di Sejumlah Pasar Tradisional

Gemawilis - Mengantisipasi kenaikan harga sembako diwilayah Kecamatan Gemarang dampak dari virus Covid-19, Polsek Gemarang dipimpin Kanit Intel Aiptu Edy dan anggota Bhabinkamtibmas, terus melaksanakan giat untuk memonitoring ke sejumlah pasar trasidional dan pertokoan di wilayah Gemarang, Jumat (29/05/2020).

Selain melaksanakan monitoring ke sejumlah pasar yang ada diwilayah Gemarang, jajaran Polsek Gemarang juga menyampaikan informasi kepada masyarakat bahwa harga sembako stabil dan tidak ada kenaikan yang signifikan, sehingga warga tetap tenang dan mendapat informasi yang benar.

Seperti yang kami lansir dari polresmadiun.com, Aiptu Edy mengatakan. "Kegiatan masyarakat jual beli masih normal seperti biasa dan tidak ada aksi borong sembako seperti beras, gula, minyak goreng atau bahan pokok lainnya. Tidak terjadi kenaikan harga dari hari kemarin sampai dengan hari ini, "katanya.

Giat monitoring Polsek Gemarang antara lain di lakukan di pasar tradisional Pasar Gosong/Ds. Durenan, Pasar Mundu/Ds. Gemarang, Mini market Jaya Abadi di Dsn. Mundu, dan sejumlah warung penjual sembako di desa-desa di wilayah hukum Polsek Gemarang.

Sepanjang ini harga sembako masih normal, beras Rp 10.000.-/11.000, bawang merah Rp 40.000, bawang putih Rp 28.000, cabe merah keriting Rp 40.000, Cabe merah rawit Rp 25.000. Kemudian untuk daging sapi Rp 135.000, Daging ayam ras Rp 27.000, telur ayam ras Rp 22.000, Gula Rp. 17.000, dan minyak goreng curah Rp. 12.500.

Aiptu Edy menambahkan jika saat ini masyarakat sudah mulai mengerti dan mengetahui cara penyebaran virus Corona baik dari media maupun giat sosialisasi dari instansi terkait di masing-masing desa. Tidak ada aksi borong sembako.

"Saya menyampaikan kepada masyarakat khususnya Gemarang, tidak perlu panik dan khawatir harga sembako akan naik akibat dari dampak virus covid 19. karena harga sembako masih stabil, "Jelas Aiptu Edy menambahkan. (gw)

Topik Lain