Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, May 04, 2020

Cegah Covid-19 dan Mengantisipasi Tindak Kriminal, Warga Ds. Randualas Pasang Portal di Akses Utama Masuk ke Wilayah Kec. Kare



Gemawilis - Upaya meminimalisir penyebaran virus corona dengan penutupan akses jalan atau pemasangan portal dilakukan oleh warga dusun Dawung, desa Randualas, Kecamatan Kare, Madiun.

Warga dari luar daerah dilarang masuk atau bertamu ke wilayah perkampungan. Jika ingin masuk harus memperlihatkan surat kesehatan dari rumah sakit atau puskesmas.


Sementara penutupan sendiri dilakukan warga mulai hari Minggu (3/5/2020) kemarin. Jalan yang di pasanga portal, tepat berada di jalan yang mengarah ke Caruban via desa Randualas, atau tepat di dusun Dawung, RT.07, atau beberapa meter sebelum memasuki kawasan hutan.

Kepala Dusun Dawung Yadi, saat di mintai keterangan pada Senin (4/5) petang, mengatakan penutupan dilakukan guna meminimalisir penyebaran virus Corona, karena dusun Dawung sendiri merupakan pintu masuk pertama ke wilayah Kecamatan Kare dari arah utara atau dari arah Caruban.

"Akses kami batasi, tapi bukan berarti kami tutup total. Semua tamu yang masuk di cek, jika kepentingannya tidak mendesak tidak kami izinkan. Kecuali warga sendiri, Itupun juga harus sesuai dengan prosedur. Jika warga kami yang baru saja bepergian dari luar kota ya, tetap kami disterilkan di pos penjagaan dulu, "tutur Yadi.


Ia juga menyebutkan bahwa portal tersebut dibangun selain untuk membatasi pengunjung atau tamu yang masuk ke desa Randualas, kususnya dusun Dawung juga untuk mengantisipasi masuknya tindak kriminal di wilayah mereka.

"Desa biar aman, karena dusun Dawung ini kan akses pertama dari luar untuk masuk ke wilayah Kecamatan Kare, jadi kami bersama warga sepakat untuk membatasi akses pengunjung. Desa juga sudah memberi izin, jadi tidak usah kuatir, selama yang lewat mematuhi peraturan tetap bisa lewat desa kami, "paparnya.

Salah satu warga penjaga pintu portal mengatakan, sepanjang ini aman dan semua lancar. Orang yang masuk di data. Sedangkan untuk pedagang atau menyuplai logistik keperluan masyarakat tetap di perbolehkan masuk setelah melalui pendataan dan penyeterilan cairan disinfektan.

"Aman mas, semua kami data, dan harus disterilkan dulu dengan disemprot disinfektan. Untuk sales, petugas Koperasi Simpan Pinjam (bank harian) atau tamu asing yang kiranya tidak mempunyai kepentingan mendesak tetap kami tidak akan izinkan masuk, "ungkapnya.

Sementara itu untuk sistem penjagaan ia mengatakan, warga setempat kususnya anak muda di tugaskan secara bergilir lewat kesepakatan Ketua Rukun Tetangga (RT) yang ada di dusun Dawung untuk bergantian sesuai jadwal yang sudah ditentukan. (TJ/gw)