Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Saturday, May 23, 2020

Satu Dokter Dua Perawat Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Madiun Meminta Warganya Untuk Patuhi Anjuran Pemerintah


Gemawilis - 
Kali ini ada yang beda terkait penambahan orang yang positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Madiun. Jumat (22/5/2020) ada penambahan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari paramedis yang selama ini menangani pasien positif Corona.

Sekarang paramedis yang terpapar positif Covid-19 tersebut tengah menjalani perawatan di RSUD Dolopo, terdiri satu dokter dan 2 perawat. Selama ini ketiganya menangani pasien positif Covid-19 yang tengah menjalani perawatan.

Ketiga tim medis tersebut ialah ND (25) perempuan/dokter, asal Sidoarjo, Jawa Timur tinggal di Kecamatan Dolopo,  Kabupaten Madiun, FC (39) perempuan/perawat Kecamatan Mejayan dan SHC (51) laki-laki/perawat Kecamatan Madiun.

Bupati Madiun H. Ahmad Dawami mengatakan, “penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 ini memang berbeda dibanding penambahan yang sudah terjadi sebelumnya. Penambahan kali ini dari pejuang penanganan atau dari paramedis yang selama ini menangani Covid-19, ”ungkap Bupati Madiun.

Atas kejadian itu, dalam menyikapi perlu dilakukan secara bijaksana atau tidak berlebihan, menurutnya ketiga terkonfirmasi positif Corona mempunyai keluarga, selama ini berjuang untuk keselamatan masyarakat Kabupaten Madiun. Mereka berjuang dan rela meninggalkan keluarga hingga akhirnya terpapar juga.

“Jangan kucilkan keluarga dan bersangkutan, sebab mereka sudah berkorban untuk kepentingan masyarakat luas. Saya minta seluruh elemen masyarakat menyikapi secara bijaksana, "jelas H. Ahmad Dawami penuh harap.

Ia juga mengatakan bijaksana bertindak dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, dan yakini pemerintah melakukan berbagai hal demi kepentingan bersama atau menyelamatkan masyarakat. Maka itu, patuhi anjuran yang sudah disampaikan dalam berbagai bentuk dan kesempatan selama ini.

“Saya kembali meminta patuhi anjuran pemerintah, tidak keluar rumah, jika tidak ada alasan mendesak, jangan berkerumun, selalu memakai masker jika keluar rumah dan lakukan protokol kesehatan saat beraktifitas diluar rumah, "tandasnya. (gw)

Rekomendasi