Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Sunday, April 12, 2020

Tim Animal Resque BPBD Kota Madiun, Lepasliarkan Tiga Ular Piton di Kawasan Lereng Gunung Wilis

Gemawilis - Tim Animal Resque, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melepas tiga ular piton di lereng Gunung Wilis, Pelepasan tiga ular yang sebelumnya ditangkap di pemukinan warga ini dilakukan dilingkungan terbuka yang cukup jauh dari pemukiman warga.

Anggie HW tim Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Kota Madiun mengungkapkan, tiga reptil itu hasil tangkapan di beberapa daerah saat ular masuk ke rumah warga beberapa waktu lalu. Ular itu ditangkap karena awalnya cukup meresahkan warga Madiun.

"Hasil tangkapan beberapa waktu lalu saat ular masuk ke pemukiman warga. Sebelumnya kita karantina dulu baru dilepas kembali ke alam bebas, ”tuturnya.

Anggie juga mengatakan pelepasliaran 3 ular piton tersebut biasanya diserahkan dulu ke balai konservasi dan proses pelepasannya ada pendampingan dari petugas sana.

"Kemarin kami melakukan bareng teman-teman, tidak ada pendampingan dari bksda. Tapi semua sudah kami pelajari terkait keamanannya bagi lingkungannya, jadi tidak usah kuatir, besaran ukuran ular dan jenisnya juga sudah kami perhitungkan matang-matang, "jelas Anggie.

Pelepasan ular yang dilakukan oleh tim Animal Resque BPBD Kota Madiun ini juga didukung oleh para komunitas pecinta hewan Madiun seperti Mas Adi, dari Musang Lovers Madiun (SOMAD) dan Mas Jay Jenggot dari Burung Predator (BOP).

Sedangkan pelepasan ular berada di kawasan wilayah lereng Gunung Wilis, Pesanggrahan, desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada hari Minggu (11/4/2020) siang.

Tiga ekor ular yang dilepaskan berjenis Reticulatus Phyton dengan panjang kurang lebih 3,5 meter. 2 ekor betina dan 1 ekor berjenis kelamin jantan.

Pelepasan kembali hewan liar merupakan aktivitas rutin tim Animal Resque BPBD Kota Madiun setelah melakukan penangkapan. Hal itu dilakukan untuk menjaga populasinya agar tetap terjaga.

Adi Somad, salah satu pecinta reptil mengatakan, masyarakat tidak usah takut dengan kehadiran 3 ular piton itu. Sebab, diketahui ular piton merupakan hewan melata tidak berbisa yang bisa mencederai orang yang berada disekitarnya.

"Warga tidak usah kuatir, karena dengan adanya ular habitat alam akan semakin baik. Ular itu bisa membantu petani dalam membasmi hama, "jelasnya.

Ular bisa menjaga alam dalam berekosistem secara alami, lanjut Adi, dikawasan pertanian itu terdapat hama pengerat yang sering merusak tanaman. Ular piton itu tidak menyerang warga, malah bisa membunuh tikus yang menggangu lahan petani. Mudah-mudahan dengan adanya tiga ular ini bisa mengusir atau mengurangi populasi tikus, "papar Adi. (TJ/gw)

BERITA TERKAIT