Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Tuesday, April 07, 2020

Sektor Pariwisata Menjadi Sektor Paling Telak Terpukul Pandemi Corona, Bagaimana Dengan Hutan Pinus Nongko Ijo?

Gemawilis - Pandemi virus corona menimbulkan banyak kerugian di sejumlah sektor. Pun juga yang terjadi di sektor pariwisata. Sejumlah daerah kehilangan pemasukan dalam jumlah besar karena terpaksa harus menutup beberapa titik penting akibat maraknya penyebaran Covid-19.

Sektor pariwisata dan perhotelan terpukul cukup dalam karena pandemi virus corona. Dibandingkan dengan saham sektor konsumer, perbankan, dan konstruksi lainnya.

Maklum jika bisnis pariwisata pun lesu karena sebagian besar masyarakat enggan untuk keluar dan memilih menunda rencana liburannya.

Hal ini juga dialami sektor pariwisata yang ada di Madiun timur, banyak destinasi wisata yang ditutup karena adanya pandemi Corona. Hal tersebut menjadi pukulan telak bagi beberapa pengelola wisata yang tersebar di beberapa tempat di Madiun timur.

Tentunya hal serupa juga di alami oleh pengelola "Wisata Hutan Pinus Nongko Ijo, yang ada di desa Kare, Kecamatan Kare, Madiun.

Heri Dwi Wahyu Kusdrajad selaku penggelola Nongko Ijo menilai sektor pariwisata merupakan sektor yang paling parah menerima dampak negatif dari virus corona. Padahal, jika saja pandemi tersebut tidak muncul, maka sektor pariwisata memiliki prospek gemilang pada tahun ini.

Sebab, sebagaimana diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya mengaku akan menggenjot sektor pariwisata untuk mendatangkan devisa. Termasuk juga Kabupaten Madiun yang tahun ini juga akan mendongkrak keberadaan destinasi wisata di desa-desa agar sektor parwisata menjadi pendorong kemajuan bagi desa yang ada di Kabupaten Madiun.

"Sebenarnya kalau tidak ada virus corona prospek pariwisata masih bagus, tetapi virus corona telah membuyarkan semua harapan kususnya para pengelola di bidang pariwisata, "kata Heri.

Kendati demikian ungkap Heri selama penutupan terkait Covid-19, Nongko Ijo tidak hanya diam, sembari menanti Corona mereda pihak pengelola terus aktif dalam pengembangannya. Beberapa sarana juga diam-diam sudah dipersiapkan oleh pihak pengelola.

"Kami selama penutupan terus aktif dalam pengelolaan, beberapa sarana seperti sportselfi, joging track, penambahan sarana edukasi untuk anak seperti ayunan, pembuatan tempat duduk, dan pengadaan kebun binatang mini. Ya, walaupun masih sedikit koleksinya namun ini akan kami terus kembangkan sambil menunggu Corona reda, "paparnya.

Dilihat dari semangat pengelola wisata Nongko Ijo, bukan tidak mungkin setelah wabah Corona reda tempat ini bakal diserbu para pengunjung. Rasa jenuh karena Stay Home selama ini bisa membuat orang-orang ingin keluar mencari suasana yang lain.

Dan Nongko Ijo sendiri sebagai wisata yang saat ini lagi naik daun di Madiun timur menurut Heri sangat siap dengan para wisatawan yang nanti bakal datang ke wisata yang di kelolanya tersebut. Lagian sekarang Nongko Ijo sudah banyak berkembang dengan banyak penambahan sarananya, jadi akan siap memanjakan para pengunjungnya. (TJ/gw)