Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, April 20, 2020

Menghantam Segala Sektor, Pendapatan Penjual Pulsa Turun Drastis Imbas Covid-19

Gemawilis - Dampak wabah dari virus Corona berimbas pada banyak sektor kehidupan di lapisan masyarakat baik kalangan atas, menengah dan bawah. Semua terkena imbas dari teror Covid-19 tak terkecuali juga menghantam usaha yang bergerak dibidang penjualan pulsa atau counter.

Para pemilik Counter merasakan kerugian akibat menurunnya pembeli. Gerakan social distance atau stay home membuat perekonomian penjual pulsa pun merosot tajam.

Kami melakukan survei ke salah satu penjual pulsa di daerah Pasar Gondosuli, desa Kare, Kec. Kare, Madiun, Senin (10/4) di Counter Bryan Cell, milik Mbak Yani. Ia merupakan salah satu penjual pulsa yang lumayan ramai dikunjungi para pembeli pulsa di daerah Pasar setempat.

Yani, pemilik counter mengakui dirinya mengalami kerugian akibat sepinya pembeli. Ia pun hanya bisa bersabar sementara waktu karena mengalami penurunan drasitis, imbas dari pandemi Covid-19.

“Untuk sementara ini ya, harus bersabar dulu, karena corona pembeli sepi, jarang ada yang beli. Pendapatan sama pengeluaran jadi seimbang, alias kebanyakan pengeluarannya, "ucap Yani, sambil menunjukan catatan transaksi penjualan pulsa pada hari itu.

Mbak Yani juga bercerita saat wabah corona belum ada. Biasanya counter Bryan Cell miliknya dalam sehari bisa melakukan penjualan 70 hingga 80 transaksi pulsa. Namun kini dalam sehari ia hanya bisa melakukan transaksi separuhnya, bahkan kadang hanya 30 sampai 40 transaksi saja.

"Parah mas, menurun drastis. Bisa dikatakan hampir 60 persen pendapatan anjlok total. Ya, mau gimanalagi keadaanya memang kayak gini. Apalagi sekarang program belajar gak perlu pakai paket data lagi, karena di TVRI dan bahkan di Radio sudah ada siarannya, "paparnya.

Ia berharap semoga corona segera sirna biar masyarakat juga bisa beraktifitas seperti semula. Para pedagang atau penjual bisa bersemangat lagi mengelola usahanya. Karena jika terus begini, ia gak tau nasip para warga, kususnya para penjual pulsa. (Wjr/gw)