Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Sunday, April 19, 2020

Cegah Penyebaran Covid-19, Srikandi Ki Ageng Pandan Alas Bagikan Jamu Tradisional Gratis Kepada Warga Masyarakat

Gemawilis - Diyakini dapat meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah penyebaran virus corona. Jamu Tradisonal yang terbuat dari bahan rempah-rempah dibagikan secara gratis oleh Srikandi cantik di pertigaan Pasar Gondosuli, desa Kare, Kecamatan Kare, Madiun, Minggu (19/4/2020) pagi.

Hal ini digagas atas inisiatif para relawan yang tergabung dalam organisasi pencak silat Ki Ageng Pandan Alas, Ranting Kare yang didukung oleh Pemerintah desa Kare. Pembagikan jamu tradisional ini menyasar kepada para pengguna jalan yang sedang melintas di seputar Pasar Gondosuli, dan kepada warga masyarakat lingkungan sekitar.

Jamu tradisional ini terbuat dari bahan rempah-rempah yang bahan dasarnya dari kunyit, lengkuas, secang, jeniper, madu dan lain-lain.

Mengingat warga juga membutuhkan stamina untuk daya kekebalan tubuh yang kuat di tengah pandemi corona, dan membutuhkan suplemen dan nutrisi yang seimbang, makanya para Srikandi Ki Ageng Pandan Alas tersebut membuat jamu dengan tujuan, jamu tradisional dapat menjaga imunitas tubuh.

Jamu yang dibagikan ke warga menurut Mbak Ria, salah satu dari tim relawan mengatakan, pembuatan jamu tanpa campuran bahan kimia, jamu yang dibagikan tersebut dapat meningkatkan kekebalan pada tubuh manusia. Dan diyakini juga mampu untuk mencegah penyakit atau virus menular Corona.

“Semua di buat dari rempah-rempah. Ingsallah bermanfaat untuk meningkatkan imun tubuh, "ujar Ria, sembari membagikan Jamu tradisional kepada warga yang melintas.

Kegiatan pembagian jamu gratis tersebut selain melibatkan tim relawan Pandan Alas, juga di dukung penuh oleh pihak Pemdes dan sudah mendapat izin dari pihak Polsek Kare.

Sedangkan untuk anggaran biaya yang di gunakan, dalam pembuatan jamu sendiri menurut Mas Tarmun, ketua Ranting Kare, yang juga ikut turun langsung dalam kegiatan tersebut bersumber dari iuran para anggota Pandan Alas yang mereka kumpulkan secara sukarela.
Tarmun selaku inisiator kegiatan dan sekaligus ketua Ranting saat ditemui di lokasi menyebutkan, pembagian Jamu Tradisional tersebut sebagai wujud kepedulian mereka kepada sesama sekaligus untuk mendukung pemerintah dalam upaya mecegah tersebarnya Covid-19 semakin luas.

"Ini upaya kita, sebagai wujud kepedulian sekaligus untuk mendukung pemerintah. Harapan kami semoga ada kesadaran dari seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan imunitas tubuh. Karena itu juga besar harapan dapat memutus mata rantai penyebaran corona"

Lebih lanjut ia berharap dengan adanya pembagian jamu tradisional secara gratis itu, nantinya dapat membantu untuk mencegah penyebaran covid-19. Bahkan dirinya bersama rekan-rekannya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak usah panik dan takut. Tetap taati himbauan dari pemerintah dan harus pinter-pinter jaga diri supaya tetap sehat.

”Masyarakat tidak usah panik dan takut, jaga hidup sehat dan selalu taati himbauan dari pemerintah. Kita semua lagi prihatin karena situasi ini, maka yang dibutuhkan adalah ketenangan agar imun tubuh tidak lemah, "ucapnya.

Saat ditanya apakah kegiatan tersebut akan terus dilakukan kedepan selama virus corona belum reda, Tarmun mengatakan, "ini memang baru pertama untuk pembagian jamu. Kalau untuk kegiatan yang lain seperti penyemprotan dan pembersiahan tempat ibadah sudah kami lakukan sejak awal. Ingsallah kedepan untuk pembagian jamu kepada masyarakat akan kami laksanakan lebih merata lagi, "paparnya. (WJR/gw)