Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Saturday, April 18, 2020

Cegah Covid-19, Desa Cermo Pasang Portal di Pintu Masuk Dusun, Melibatkan 4 Pilar Organisasi Pencak Silat

Penutupan jalan Desa Cermo
Gemawilis - Dalam upaya menanggulangi wabah penyakit menular virus Corona, beberapa desa yang ada di Madiun Timur terus meningkatkan kesiagaannya. Salah satu cara guna mengantisipasi celah masuknya virus Covid-19 yaitu dengan pemasangan portal, atau menutup akses jalan masuk ke dusun-dusun.

Upaya meminimalisir penyebaran virus corona dengan penutupan akses jalan dilakukan oleh desa Cermo, Kecamatan Kare, Madiun. Desa Cermo melakukan penutupan akses di beberapa pintu masuk ke dusunnya.

Salah satu petugas jaga pada Jumat (17/4) mengatakan, penutupan dilakukan untuk pengecekan tamu atau orang luar desa yang hendak berkunjung ke wilayah desa Cermo dan untuk mendata para pemudik pulang kampung.

"Semua tamu yang masuk kita cek, jika kepentingannya tidak mendesak tidak kami izinkan masuk. Kecuali warga sendiri, Itupun juga harus sesuai dengan prosedur. Ini juga untuk mendata para pemudik. Warga yang mudik kami data dulu, supaya pihak desa bisa memantau keberadaanya selama ada di kampung, "katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa portal tersebut dibangun untuk membatasi pengunjung yang masuk ke dusun. Untuk mencegah penyebaran virus corona. Sementara jalan yang di pasang portal diantaranya jalan menuju dusun Dolok, jalan menuju Singorati, pintu masuk ke dusun Koripan, Poleng dan beberapa titik lainnya. Sedangkan untuk jalan tembusan kecil semua di tutup.

"Kami membuat portal di beberapa pintu masuk ke dusun, untuk membatasi pengunjung atau tamu dari luar daerah, nanti petugas jaga akan menanyakan keperluan kedatangan dan asal dari mana, kalau dari zona merah atau dari daerah yang terjangkit kita tidak izinkan masuk, "paparnya.

Dalam melakukan upaya pencegahan ini, Pemdes Cermo juga melibatkan empat pilar organisasi pencak silat yakni PSHT, PSHW, Pandan Alas dan Pagar Nusa, serta di bantu relawan dari warga. Petugas melakulan penyemprotan disinfektan kepada setiap orang yang masuk ke dusun.

Arif salah satu petugas jaga sekaligus anggota BPD desa Cermo tersebut mengatakan, sepanjang ini semua masyarakat tertib dan patuh himbauan dari desa.

"Sepanjang ini aman, semua lancar. Orang yang masuk kami data. Untuk pedagang atau menyuplai logistik keperluan masyarakat kita bolehkan masuk, tapi tetap harus disterilkan dulu dengan disemprot disinfektan. Untuk sales, petugas Koperasi Simpan Pinjam (bank harian) atau tamu asing yang kiranya tidak mempunyai kepentingan mendesak kami tidak akan izinkan, "ungkapnya. (Faris/TJ/gw)

BERITA TERKAIT