Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, March 30, 2020

Suara Jangrik, Gangsir, Kodok dan Orong-orong, di Tengah Pandemi Corona Membuat Warga Dusun Lebih Tenang

Gambar ilustrasi/fot: google.
Gemawilis - Sungguh beruntungnya kita, tinggal di dusun yang sepanjang malam masih bisa mendengarkan suara jangkrik, gangsir, orong-orong, tokek, kodok dan sesekali tetes air menerpa dedaunan. Suara jangkrik dan jenis serangga lain masih selalu setia, berlomba saling bersahutan memeriahkan malam hari kita.

Apalagi di musim hujan, air gerecih turut memberi suaranya yang syahdu. Malam hari, suara kodok semakin meriah berpadu, memantul-mantul dan menggemakan diri ke seluruh sudut dan penjuru, seperti memang sudah berniat menghadirkan simfoni untuk malam hari bagi penduduk desa.

Kita harus tetap tersenyum meski menatap hari esok yang masih penuh teka teki. Namun anugrah tinggal di desa adalah suatu berkah yang tidak semua orang miliki.

Ini anugerah, bagi kita. Bayangkan, jika kita tinggal di kota besar dengan keadaan seperti ini. Tentu kita akan lebih ekstra hati-hati untuk membawa diri dan tingkat kecemasan pun, tentunya akan semakin tinggi.

Teror pandemi Corona tak ubahnya seperti mahluk halus, karena gerombolan virus "Bedebah" ini tidak kasat mata dan bisa meneror semua manusia. Tetapi kita mungkin sedikit lega karena virus ini adalah virus jenis urban, yang penyebarannya lebih gampang ada di kota-kota.

Menghadapi teror pandemi Covid-19, baik di kota maupun di desa tentu semua harus waspasa. Namun kita yang tinggal di desa mungkin bisa sedikit tenang. Karena kunci menghadapi ancaman kesehatan menurut pakar yang utama adalah "Tenang".

Karena kepanikan yang berlebih bisa menjadikan orang mudah terpengaruh oleh terror informasi. Apa lagi di zaman sekarang, semua orang sudah pegang smartpone, semua bisa posting, kadang ada yang dilebihkan dan dikurangi.

Karena sebuah kepanikan yang berlebihan, akan membuat setiap informasi yang didapat berubah menjadi sebuah momok yang menakutkan.

Tingkat kepanikan akan berkurang dalam kondisi pikiran tenang, dan itu juga akan menaikkan imun tubuh seseorang. Tapi bila kita panik berlebih bahkan sampai stres, imun tubuh otomatis akan turun, dan tidak hanya virus Corona yang nempel tetapi juga penyakit yang lainnya.

**Tetap tenang, dan taati himbauan dari Pemerintah jika ingin teror ini cepat berlalu dan kita bisa hidup aman saling berdampingan satu sama lain lagi.

Tenang akan membawa kemenangan di tegah "Perang" melawan pandemi. Indonesia merupakan negara iklim tropis tidak sama dengan negara lain. Kemungkinan imun tubuh orang Indonesia lebih kuat menghadapi teror pandemi corona. Jadi tingkat kesembuhan akan lebih besar dari tingkat kematian dibanding negara-negara lainnya, eropa misalnya. Doa kan tim medis kita yang saat ini lagi terus berpacu menjadi garda depan bangsa. (gw)