Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, March 13, 2020

Pohon Hantu: Harga Fantastis, Pohon Pule Kian Di Buru

Beberapa warga saja selesai mendongkel
pohon pule di daerah Desa Bolo Kecamatan Kare.
Gemawilis - Sudah menjadi trend pohon-pohon besar sekarang ditanam untuk taman atau bahkan di tanam di pinggir jalan. Salah satu jenis pohon yang banyak diburu saat ini adalah pohon Pule. Pohon Pule atau Alstonia scholaris merupakah jenis pohon besar yang kian diburu.

Menurut Jinu warga RT 07/03 Dudun/Desa Bolo, Kecamatan Kare Madiun, belakangan orang tengah demam pule. “Pohon pule ini lagi ngetren satu tahun belakangan, ”ucap laki-laki yang sering mendapat orderan pohon pule beberapa bulan terakhir ini. Rabu (13/3/2020).

Menurutnya, ia sering mendapat pesanan pohon pule dari seseorang untuk di tanam di kota, baik dalam kota Madiun maupun bahkan sampai keluar kota Madiun. Harga tergantung ukuran lingkar pohon. Makin besar, kian mahal. Ukuran pohon 3 meter harganya mencapai kurang lebih Rp 10 juta hingga Rp 15 juta.

Selama ini pule dikenal sebagai jenis tanaman jamu. Namun, belakangan kian diminati untuk keindahan taman. Pertumbuhannya yang cepat, berdaun lebat hijau dan jarang rontok membuat jenis tanaman ini kian diburu. Baik  untuk taman instansi dan maupun kawasan perkantoran dan trotoar-trotoar di jalan perkotaan.

Demam pule membuat pasar pohon Kamboja sedikit tergeser, karena belakangan pasar lebih membutuhkan pohon pule. Pohon kamboja sendiri memang sudah ngetren lebih dulu dibanding pule, namun belakangan pule sudah jauh semakin diminati dibanding kamboja.

Menurut penuturan waga Bolo itu, rata-rata orang pesan pohon pule untuk di tanam di kota-kota besar seperti Surabaya, Jakarta, Jogja dan juga dalam kota Madiun serta kota-kota besar lainnya.

Terkait harga jual, tergantung karakter dan besar lingkar pohon. “Harga pule lihat besaran pohon, jadi ya, macem-macem, ada yang 10 juta, 15 juta, bahkan kita pernah jual seharga 30 juta lebih, "ucapnya.

Mahalnya harga pule, menurut Jinu, karena tingkat kesulitan yang harus dihadapi, mereka harus mencabut pohon besar tersebut dengan harus menyisakan akar beserta tanah pada bagian pangkal batang.

"Yang susah dan mahal itu biaya pendongkelannya, harus pakai alat berat, belum lagi tempatnya jauh dari jalan. Bawanya saat mau di muat ke truk juga butuh tenaga ekstra. Di kebun masih ada, di daerah Bodag belum di ambil, rencana kemarin mau di tanam di kota Madiun, kalau gak, mungkin mau dibawa ke Surabaya, "terang Jinu.

Selain harganya yang fantastis, ternyata pohon pule memiliki keunikan. Pohon yang benihnya seperti Bunga Kamboja ini sering disebut sebagai “Pohon Setan”. Konon, selain rumah kosong atau rumah yang telah lama ditinggalkan, hantu kuntilanak atau makluk halus juga suka tinggal di pohon pule yang besar, untuk dijadikan sebagai tempat tinggalnya. (Dimas/Jr/gw)