Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, March 09, 2020

Perlukah Pertigaan Ngebrak Dungus Dipasang Lampu Lalin? Dan, Terjadi Lagi Kecelakaan Tabrak Lari Di Titik Tersebut

Seorang korban sedang di rawat di RS (fot: istimewa)
Gemawilis - Nama pertigaan yang satu ini belakangan santer dibicarakan banyak masyarakat, kususnya warganet, pasalnya sering terjadi kecelakaan di titik tersebut.

Pertigaan arah ke desa Kresek juga ke Wisata Monumen Kresek (ke selatan) dan Ke arah Kare (ke timur) yang berada di Desa Wungu, Kecamatan Wungu, tak jauh dari Pos Polisi, atau lebih sering disebut dan familier dengan nama Pertigaan Ngebrak, Dungus.

Beberapa waktu lalu terkait pertigaan tersebut, pernah di cuitkan oleh salah satu netizen di forum group Facebook (Dungus - Wungu dan Sekitarnya). Unggahan yang di posting oleh account facebook bernama @KomariAE pada 28 Februari tersebut, langsung ditanggapi berbagai domain dari netizen yang intinya semua setuju jika Pertigaan tersebut di pasang lampu lalu lintas (bangjo).

Terakhir kemarin siang, Minggu (8/3) sekitar pukul 11:00 terjadi kecelakaan yang menimpa korban bernama Ahmad Parminto warga desa Bolo RT 8/3, Kecamatan Kare, ditabrak dari arah belakang.

Sialnya, dikabarkan oleh salah satu anak Agus Parminto bapak paruh baya tersebut di tinggal lari si penabrak. Jika dilihat dari kronologi kejadian, menurut penuturan Agus anak ke 2 bapak Parmin, korban telah menyalakan sein kanan (hendak belok ke arah Kresek, dari arah dungus) dan dari arah belakang motor tersebut diduga hendak menyalip dan akhirnya brak kecelakaan tidak terelakkan.

Kabar terakhir didapat, korban Ahmad Parminto dibawa ke RS Sudono dan dirawat inap. Saat kami hubungi Agus mengatakan, pihak keluarga sudah ikhlas dan memaafkan penabrak.

"Orangnya lari yang nabrak. Gimana ya, memang lagi apes, dan pas ada hajatan juga deket pertigaan ngebrak, jadi yang dari arah timur cuman satu jalur. Wes ndak usah dipermasalah kan lagi, kami sudah ikhlas, "jelas Agus.

Selain itu Agus juga bercerita, jika satu minggu lagi keluarganya juga akan ada acara, jadi biar saja yang penting bapaknya tidak apa-apa. "ini juga satu minggu lagi keluarga kami ada acara pernikahan di rumah. Jadi yang sudah biar saja, yang penting bapak segera sehat, "jelasnya ikhlas.

Semoga dengan rentetan kejadian kecelakaan yang terjadi, dan masyarakat berharap agar usulan mereka dapat dipertimbangkan. Karena bak semacam pertigaan keramat yang sering menelan korban, mungkin, jalan tersebut memanglah pantas jika diberi lampu lalu lintas seperti di kota. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT