Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, February 14, 2020

Profesi dan Panen Musiman Menjadi Berkah Pemilik dan Penjual Durian di Madiun Timur

Berkah pemilik dan penjual Durian di Madiun Timur.
Gemawilis - Komuditi hasil bumi unggulan Madiun timur yang panen setiap setahun sekali salah satunya adalah buah Durian. Musim durian di Madiun timur menjadi salah satu musim yang selalu di tunggu oleh banyak orang, terutama bagi pecinta kuliner jenis buah berduri ini.

Selain mempunyai rasa yang khas, saat musimnya datang, durian juga dengan mudah akan di jumpai di seantero Madiun timur seperti Kec. Dagangan, Kec. Kare dan Kec, Gemarang serta beberapa tempat di Kec. Wungu bagian timur.

Musim durian selalu mendatangkan berkah bagi warga yang mempunyai pohon durian, namun selain para pemilik pohon sendiri, rejeki juga bisa dinikmati oleh pedagang atau pun pengepul durian yang ada di Madiun timur dan sekitarnya.

Seperti yang di alami oleh Cipto atau orang lebih mengenalnya Mas Lhandoh. Warga RT.34/16, dusun Janget, dukuh Gruwul, desa Morang, Kecamatan Kare, Madiun ini. Di musim durian, profesi musiman seiring durian memasuki musim panen, Lhandoh biasa menjadikan momen tersebut untuk mengais rejeki lebih.

"Kebetulan punya sendiri lagi ngadat, gak panen. Jadi terpaksa tahun ini ambil milik saudara, "tutur Lhandoh saat di temui di kediamannya Jumat (14/2/2020) selepas mengantar pesanan dari daerah Caruban.

Pria yang gemar memelihara burung jenis Love Bird ini juga mempunyai pohon durian yang cukup besar di samping rumahnya, namun ia bercerita tahun ini pohon miliknya tidak menghasilkan buah. "Tahun kemarin ful, sampai sebagian ada yang patah batangnya, gak tau, belum rejeki. Tahun iki gak ono wohe, "tambahnya.

Meski tahun ini pohon miliknya tidak berbuah, tapi Lhandoh yang sudah mempunyai banyak pelanggan ini tidak kesulitan untuk menyuplai beberapa pelanggan setianya. Selain mengambil untung sedikit dari setiap orderan dari pelanggannya, durian pilihan Lhandoh tidak pernah mengecewakan pelanggannya.

Kualitas jelas yang utama, masih ucap Lhandoh, "Ya, meski punya sendiri tidak buah, tapi untuk menjaga pelanggan, saya tetap ambil milik saudara yang benar-benar punya kualitas rasa yang mak nyus, tidak asal beli. Soalnya saya sudah banyak punya pelanggan. Sambil nunggu pohon yang lain besar, biar gak kualahan di tahun-tahun depan, "jelasnya.

Lahan milik Lhandoh yang dirasa masih ada sela kosong menurutnya juga sudah mulai di tanami pohon durian di tahun ini, agar kedepan semakin banyak menghasilkan rupiah. Nah, yang mempunyai kebun dan tanah yang masih kosong, mari contoh pria yang satu ini, agar kedepan Madiun timur bisa menjadi central buah durian yang terkenal dan membanggakan kita semua. (AL/gw)