Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, February 24, 2020

Heboh Kabar Penculikan Anak Yang Lari Ke Madiun Timur

Gemawilis - Jagat dunia maya sejak pagi heboh, karena sebuah pesan singkat yang di foto screenshots whatsapp seseorang tentang penculikan anak di sekitaran Madiun Timur menyebar.

Perbincangan dari mulut ke mulut tersebutlah bebagai macam anggapan tentang penculikan anak marak di Madiun. Ditambah anggapan tersebut dikuatkan lantaran para anggota Polisi pagi tadi memblokade beberapa titik persimpangan di setiap sudut kota Madiun pada senin (24/2).

Namun kabar tersebut segera ditampik oleh Kasatreskrim Polres Madiun AKP Suharyono. Beliau menanggapi soal pemblokadean tersebut karena adanya pencegahan massa dari salah satu organisasi pencak silat yang hendak menghadiri sidang putusan di Pengadilan Negri (PN) Madiun.

Dilansir dari Radarmadiun, hal senada juga disampaikan oleh Kapolsek Wungu AKP Julianto Nugroho bahwa penutupan tersebut memang adanya pencegahan massa yang membludak menghadiri sidang di Pengadilan Negeri (PN) Madiun.

Kemudian berita soal screnshots whatsapp Kanit Intel Wungu-Kare menegaskan bahwa kabar tersebut tidak ditemukan adanya kebenaran. "Hoax soal berita whatsapp itu, karena kejadian tidak di Madiun. Kabar tersebut tidak benar, "ucap Kanit Intel saat di hubungi media gemawilis.

Mengenai edaran yang diterbitkan Sekertaris Dinas Pendidikan Madiun Sri Mahendra Datta bahwa kabar tersebut tidak hanya beredar di Madiun saja. Sehingga untuk antisipasi surat tersebut telah beredar sekitar satu pekan lalu. "Kami merespons dengan mengeluarkan edaran berupa imbauan, "katanya.

Didalam surat tersebut bahwasanya pengawasan anak untuk lebih ditingkatkan serta mengantisipasi hal yang tidak di inginkan terjadi. Dan juga untuk pengawasan ditingkat sekolah untuk pendidik agar dapat selalu memantau para murid dilingkungan sekolah. (ds/gw)

BERITA TERKAIT