Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Tuesday, February 25, 2020

Baznas, Beri Santunan Mbah Tukinem Dari Madiun Timur, Nenek Fakir Sebatang Kara

Baznas beri santunan kepada salah satu lansia di Desa Batok Kecamatan Gemarang Madiun.
Gemawilis - Petugas dan relawan Badan Amil Zakat Nasiomal (BAZNAS) kembali unjuk gigi dalam kepedulian kepada sesama. Setelah beberapa pekan lalu nampak aktif di berbagai kegiatan amal dan bencana, kini seluruh tim mengunjungi salah satu Dhuafa dari pinggiran desa Batok.

Mbah Tukinem, nenek fakir sebatang kara warga RT. 034 RW.005 Dusun Sekluweng, Desa Batok Kecamatan Gemarang terlihat memprihatinkan ketika Petugas dan Relawan Baznas Kabupaten Madiun mensurvei lokasi tempat tinggalnya Minggu (23/2).

Ketika malam hari datang, saat hujan deras melanda, seketika itu pula membuat tempat tidurnya basah semua. Begitupun dengan lantai tanah rumahnya, becek dan terasa begitu dingin. Juga nampak badannya yang tua renta terlihat sangat kedinginan.

Rumah yang ia tempati tersebut merupakan bangunan bantuan bedah rumah dari pemerintah beberapa tahun silam. 

Mbah Tukinem memiliki keterbatasan di kaki yang lumpuh karena beberapa tahun lalu beliau terpeleset dan terjatuh. Beliau tidak bisa berbuat banyak, rumahnya kini tidak terawat. Genting yang bocor pun hanya bisa pasrah.

Syukur alhamdulillah, masih ada tetangga yang berbaik hati, membantu mengganti asbes diatas tenpat tidurnya, walaupun hanya sepetak. Namun begitu meringankan beban beliau. Mengenai sumber makan, Mbah Tukinem hanya bisa makan dari tetangga sekitarnya. Karena kelumpuhan yang dialaminya, bahkan buang air ia tidak bisa beranjak dari tempat berbaringnya.

Melihat tempat tidur yang tidak layak tersebut, petugas Baznas Kabupaten Madiun beserta relawan, langsung membelikan peralatan tidur yang baru dan menggantinya. Selain itu juga paket Sembako dan pakaian layak pakai, agar Mbah Tukinem tidak kedinginan.

Banyak kasus seperti yang dialami Mbah Tukinem di sekitar kita, yang kadang luput dari data bantuan pemerintah. Memang perlu partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak. Dan jangan biarkan Baznas bekerja sendiri. (ds/al/gw)